Pantai Sorake, Idaman Peselancar Dunia

Pantai Sorake, Idaman Peselancar Dunia

PANTAI Sorake sangat poluler sebagai salah satu Pariwisata Indonesia, khususnya untuk para peselancar. Ombaknya, terbaik di dunia setelah Hawai. Pantai Sorake terletak di Desa Botohilitano, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, atau sekitar 125km sebelah barat Pulau Sumatera.

Meski keberadaannya terpencil, tak membuat para wisatawan dosmetik mengurungkan niat mereka untuk berkunjung. Pesona pemandangan alamnya seakan memberiakan kesan kedamaian, disempurnakan pula dengan suara desiran ombak yang membentur karang di pinggiran pantai.

Keistimewaan Pantai Sorake terdapat pada gelombang ombaknya yang tinggi dan tak terpengaruh oleh arah mata angin serta pasang surut air laut. Letaknya yang berhadapan langsung dengan Samudera Indonesia membuat ketinggian ombaknya mencapai 3 – 5 meter. Ombak pantainya memiliki lima tingkatan yang tak dimiliki oleh pantai-pantai lain di dunia.

Uniknya di sini tidak ada pasir yang melandai dan lebih banyak terdapat batu karang yang bertebaran hampir di seluruh pinggiran pantai.

Saat acara kejuaraan internasional selancar yang biasanya di selenggarakan pada bulan Juni dan Juli, pantai kerap dipadati pengunjung karena pada bulan tersebut kondisi ombak sedang tinggi-tingginya.

Jika ingin menggapai tempat ini menggunakan jalur darat, dibutuhkan sekitar satu malam dari Medan menuju Sibolga. Dilanjutkan dengan menggunakan kapal laut selama kurang satu malam untuk tiba di Pantai Saroke. Sedangkan untuk jalan udara hanya sekitar 55 menit dari Bandar Udara Polonia Medan. (pariwisataindonesia.net/*/OL-06)

Melewati Malam di Kota Medan

Melewati Malam di Kota Medan

BILA ingin mencari tempat nongkrong untuk menghabiskan malam saat berada di Medan, Anda bisa mengarah ke Lapangan Merdeka Medan. Sebuah tempat jajanan kuliner bernama Merdeka Walk hadir dengan beragam pilihan hidangan tradisional dan juga barat.

“Food, fun and leisure” merupakan konsep yang diusung oleh Merdeka Walk. Nikmati malam Anda dengan bersantap di bawah langit malam dan di udara terbuka. Tempat ini juga dilengkapi dengan permainan anak-anak.

Penataan Merdeka Walk dibuat dengan atmosfir modern serta disempurnakan dengan suasana yang asri dan sejuk karena masih terjaganya kelestarian pepohonan yang tumbuh disekitarnya.

Akses menuju Merdeka Walk cukup mudah karena banyak kendaraan umum berhilir mudik di depannya. Bagi yang membawa kendaraan pribadi bisa leluasa untuk memarkir kendaraan. Kawasannya yang berada di tempat terbuka dan cukup luas, menjadikan Merdeka Walk terasa lega dan lapang.

Disekitar Merdeka Walk berdiri sederetan bangunan tua berarsitektur khas Belanda sehingga saat anda menunggu pesanan datang anda bisa mengarahkan pandangan anda ke bangunan-bangunan tua tersebut.

Satu lagi tempat yang juga menjadi ikon kota Medan sebagai pusat jajanan malam hari adalah Kawasan Kesawan yang menjadi tempat berjualan berbagai jenis makanan khas kota.

Pulau Poncan Gadan, Destinasi Favorit di Sibolga

Pulau Poncan Gadan, Destinasi Favorit di Sibolga

wisatanesia.com

SAAT berada di Kota Sibolga jangan lupa singgah ke Pulau Poncan Gadang. Pulau ini cukup terkenal di kalangan wisatawan. Air lautnya belum tercemar sehingga masih nampak sangat jernih. Saat berendam pengunjung bisa melihat terumbu karang di dasar laut.

Selain memancing dan berenang, menyelam menjadi kegiatan favorit karena pesona aneka biota lautnya sangat memukau. Keindahannya tak kalah dengan Pantai Bunaken di Manado, dan daerah lainnya. Selain hari besar, pada hari-hari biasa maupun hari Minggu pulau juga ramai dikunjungi pengunjung.

Dulunya pulau ini dijadikan sebagai tempat persembunyikan bagi tentara Jepang dan di kawasannya terdapat goa yang cukup panjang, namun tak pernah dimasuki masyarakat.

Wisatawan lokal yang sering berkunjung biasanya berasal dari Sibolga, Padang Sidempuan, Medan, Jakarta dan Surabaya. Sedangkan wisatawan mancanegara yang banyak dijumpai berasal dari Belanda, Australia, Inggris, Malaysia, Singapura dan beberapa negara Eropa.

Jarak pulau sekitar 3 mil dari pantai Sibolga atau 364 km arah timur Kota Medan. Pulau bisa digapai menggunakan kapal pukat cincin yang biasa dijumpai di gudang-gudang tangkapan ikan di Pelabuhan Sambas Sibolga. Ongkos kapal sekitar Rp 10.000 s/d Rp 15.000/orang. Durasi perjalanan sekitar satu jam. (*/X-13)

Air Terjun Sampuran Putih “Berlian” Di Tengah Hamparan Hutan

Air Terjun Sampuran Putih “Berlian” Di Tengah Hamparan Hutan

Nama objek wisata yang satu ini memang belum akrab di telinga para pecinta pesona alam. Keberadaan yang jauh ditengah hamparan hutan kaki gunung Bukit Barisan membuat “Berlian Alam” yang dikenal dengan sebutan Air Terjun sampuran Putih ini tak sesohor Air Terjun Dua Warna. Meski keduannya berada di kawasan yang sama, yakni kecamatan Sibolangit.

Untuk menjangkau lokasi wisata yang terletak di desa Cinta Rakyat ini, memerlukan waktu 2 jam dari pusat ibu kota Sumatera Utara, Medan. Aksesnyapun tidak terlalu sulit, karena infrastruktur terbilanag memadai sampai kita menginjakkan kaki di Sibolangit atau tepatnya simpang Basukum Kota Bandar Baru. jangan senang dulu, karena petualang belum berakhir, anda masih harus disuguhkan lagi perjalanan penuh tantangan sekitar 30 menitmenuju Desa Cinta Rakyat yang penuh liku, tanjakan dan kecuraman jalan von blok yang lebarnya hanya 2,5 meter.

Nah, sampailah kita di desa yang menawarkan keindahan “berlian alam” DesaCinta Rakyat. Desa ini menawarkan bermacam keunikan, seperti sungainya yangbercabang dua. cabang pertama berasal dari air pegunungan sibolangit yang dingin, sedangkan cabang sungai kedua berasal dari sumber air panas bumi di Desa Nageri Suah yang berarti desa negeri bawah. Sekarang, kita akan menelusuri sumber air panas sungai ini. Untuk itu, jalan setapak disela-selapohon-pohon besar yang masih berdiri kokoh harus ditelusuri sepanjang 300meter. Jangan khawatir, karena lelah anda akan terbayarkan dengan menyaksikan air terjun 7 tingkat yang hangat.

Penasaran dengan asal kehangatan air terjun yang dihimpit 2 bukit yangterjal ini, kami pun berusaha untuk menelusuri desa berikutnya untuk mencaritau hal tersebut. Jarak antara Desa Cinta Rakyat dan Desa Nageri Suah sejauh 5 km. Bagi yang ingin mencari tantangan wisatawan bisa melaluinya dengan jalan kaki, juga bisa dilalui dengan sepeda motor. Tapi jangan sekali-kali menggunakan mobil pribadi, karena jalan menuju lokasi ini benar-benar tidak bersahabat, Kecuali menggunakan kendaraan offroad. Karena kami mengendarai sepeda motor, sekali-kali sepeda motor yang kami tumpangi juga harus didorong.

Desa Nageri Suah yang hanya dihuni 15 Kepala Keluarag (KK) ini menawarkanlokasi yang berbeda, jika sampuran putih dikelilingi hutan, maka lokasi inijustru dikelilingi lembah. 20 meter sebelum sampai di sungai Desa Nageri Suah bau belerang pun menyengat ke atas permukaan. Sampai di lokasi sungai air panas pun mengalir dari hulu. Airnya terlihat putih pekat seperti airsusu, sesekali uap panas keluar dari sela-sela bebatuan. Menurut TomasTarigan, salah seorang penduduk setempat yang menjadi guide wisata kami kali ini, bagi yang punya penyakit kulit sangat cocok sekali mereka mandi di sungai itu, “lumayan bisa menyembuhkan penyakit kulit,” ujarnya. Anda tertarik mengunjungi lokasi ini, siapkan fisik dan perlengkapan berpetualang dan tetap berhati-hati. (DNA I R-05)

Sumber: DNA Berita

Istana Maimun

Istana Maimun

Istana ini menjadi salah satu ikon Kota Medan, Sumatra Utara. Tak lengkap rasanya bertandang ke Medan bila tidak singgah di istana yang terletak di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun.

Istana seluas 2.772 meter persegi ini dibangun Sultan Deli, Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah pada 1888. Di dalamnya terdapat 30 ruangan yang memadukan unsur-unsur kebudayaan Melayu dengan gaya Timur Tengah, Spanyol, India, dan Italia. Konon bangunan karya arsitek Italia ini menggunakan material yang langsung didatangkan dari Eropa.

Pilihan wisata sejarah di kota Medan bisa juga dilakukan dengan berkeliling kawasan Merdeka Walk. Disini bercokol bangunan-bangunan yang berusia ratusan tahun, seperti bangunan bekas Balaikota lama, kantor pos, dan stasiun kereta api.

Selain kawasan tersebut, bangunan bersejarah juga terdapat di sekitaran Kesawan, ini dapat dilihat dari kehadiran rumah makan Tip Top dan gedung Badan Kerjasama Perusahaan Perkebunan Sumatra (BKS PPS). Ada pula kediaman Tjong A Fie, saudagar berdarah Tionghoa yang dikenal sebagai pengusaha yang dermawan.

Sumber: Majalah Travel Club

Malam-Malam di Medan

Malam-Malam di Medan

malam-malam di medanMedan merupakan kota yang majemuk. Keberagaman etnik dan budaya masyarakatnya itu tercermin dari sajian makanan yang beraneka ragam. Kelebihan itu memberi dampak positif karena citarasa makanan khasnya dapat dinikmati lidah setiap orang, bahkan pendatang. Anugerah tersebut dimanfaatkan betul oleh masyarakatnya. Hampir di setiap sudut kota kita jumpai tempat jajanan dengan konsep-konsep yang istimewa. Ya, Medan adalah surga makanan.

Pukul empat sore, penulis bersama rombongan baru saja tiba dari Brastagi yang dingin. Setelah rehat sejenak, kami bersiap untuk menyusuri sudut-sudut kota Medan di waktu malam. Berkeliling kota dengan becak khas kota itu sebuah pilihan yang bijak. Sebab, pengemudinya bisa menjadi pemandu yang tepercaya. (more…)